OMI MTs 2026 Lamongan Resmi Digelar, 798 Peserta Berebut Tiket ke Tingkat Provinsi
Lamongan — Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Lamongan resmi digelar di MTsN 1 Lamongan, Selasa (8/9/2026). Mengusung tema “Menumbuhkan Talenta dan Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju”, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 798 peserta dari MTs se-Kabupaten Lamongan. Pelaksanaan OMI menjadi bagian dari upaya madrasah dalam menjaring dan mengembangkan potensi peserta didik di bidang akademik sekaligus mempersiapkan talenta terbaik untuk berkompetisi di jenjang berikutnya.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan H. Mohammad Muhlisin Mufa, Kasubbag Tata Usaha, Ketua dan Pengurus Kelompok Kerja Kepala Madrasah Tsanawiyah (KKMTs), Kepala MTsN 1 Lamongan, serta para peserta OMI. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kankemenag Kabupaten Lamongan secara resmi membuka pelaksanaan OMI jenjang MTs tingkat Kabupaten Lamongan Tahun 2026. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan mampu melahirkan peserta didik berprestasi yang nantinya dapat mewakili Kabupaten Lamongan pada tingkat Provinsi Jawa Timur.
“Semoga kegiatan ini akan melahirkan talenta-talenta terbaik yang nantinya dapat mewakili Lamongan di tingkat Jawa Timur. Anak-anakku yang hadir hari ini adalah pilihan terbaik dari lembaga masing-masing. Karena itu, ikutilah kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, junjung tinggi sportivitas dan berikan kemampuan terbaik,” tutur H. Mohammad Muhlisin Mufa dalam arahannya. Ia menambahkan, peserta yang berhasil meraih prestasi akan mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan sebagai persiapan menghadapi kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi.
Lebih lanjut, H. Mohammad Muhlisin Mufa menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya OMI Tahun 2026 tingkat Kabupaten Lamongan. Menurutnya, pelaksanaan OMI tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaring dan menemukan juara-juara terbaik dari madrasah di Kabupaten Lamongan. “Selamat dan sukses untuk anak-anakku semua. Semoga kegiatan ini memberikan pengalaman berharga serta menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama madrasah, Kabupaten Lamongan, hingga Jawa Timur,” pungkasnya.



