Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, Kemenag Lamongan Ajak Guru RA Tanamkan Moderasi Beragama
Lamongan – Pimpinan Daerah Ikatan Guru Raudhatul Athfal (PD IGRA) Kabupaten Lamongan menggelar Sosialisasi Moderasi Beragama yang diinsersikan dengan Kurikulum Berbasis Cinta bagi guru RA se-Kabupaten Lamongan. Kegiatan mengusung tema “Merajut Harmoni dalam Keberagamaan, Menguatkan Toleransi, Mewujudkan Generasi Berakhlak Mulia dan Cinta NKRI” ini berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan, Selasa (7/7/2026), dan diikuti oleh 209 guru RA se-Kabupaten Lamongan.
Ketua PD IGRA Kabupaten Lamongan, Khusnul Khotimah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman dan kesadaran guru serta peserta didik RA tentang pentingnya Moderasi Beragama melalui pendekatan belajar sambil bermain.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan, Mohammad Muhlisin Mufa, dalam arahannya menegaskan bahwa Raudhatul Athfal merupakan jenjang pendidikan formal pertama yang menjadi fondasi pembentukan karakter anak.
“RA merupakan madrasah formal dasar dan pertama bagi peserta didik. Karena itu, guru RA harus memiliki kompetensi yang baik, sebab mereka berperan besar dalam membentuk akhlak anak-anak sejak usia dini,” ungkapnya.
Kegiatan ini menghadirkan Pengawas Madrasah, Ida Safiaturahma, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia mengajak para guru RA untuk menjadi teladan dalam menanamkan sikap saling menghargai, toleransi, cinta tanah air, serta membiasakan nilai-nilai moderasi beragama dalam setiap aktivitas pembelajaran.
Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh guru RA di Kabupaten Lamongan semakin siap mengintegrasikan Moderasi Beragama ke dalam pembelajaran sehari-hari, sehingga mampu melahirkan generasi yang berakhlak mulia, toleran, dan cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.



