Penguatan Implementasi Pembelajaran Mendalam, Guru PAI Lamongan Didorong Pulang Membawa Inspirasi Baru

Jakarta – Sebanyak 200 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Dasar Kabupaten Lamongan mengikuti kegiatan Penguatan Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang digelar di Luminor Hotel Jakarta, Kamis (3/7). Kegiatan pembinaan yang dikemas dalam suasana family gathering ini diharapkan mampu memperkuat kompetensi sekaligus menghadirkan semangat baru bagi para guru dalam memajukan pendidikan agama Islam.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan, H. Muhlisin Mufa dalam materinya mengulas tanda-tanda kenabian Nabi Muhammad SAW, salah satunya melalui kisah perjalanan Rasulullah SAW ke negeri Syam yang menjadi bagian dari proses pembentukan karakter, pengalaman, dan penguatan risalah beliau. Menurutnya, perjalanan bukan sekadar aktivitas berpindah tempat, tetapi juga media belajar, mengambil hikmah, memperluas wawasan, dan menumbuhkan rasa syukur.

Karena itu, kegiatan traveling yang dilaksanakan Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI SD dinilai sejalan dengan keteladanan Rasulullah SAW. Program seperti ini patut didukung dan disukseskan karena mampu menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang menghadirkan pengalaman baru, mempererat kebersamaan, serta meningkatkan kualitas dan profesionalisme guru.

Dalam kesempatan tersebut, H. Muhlisin juga menegaskan pentingnya implementasi Kurikulum Cinta dalam pembelajaran PAI. Kurikulum ini menekankan penguatan nilai-nilai cinta kepada Allah SWT dan Rasulullah Muhammad SAW, cinta kepada Al-Qur’an, cinta kepada ilmu, cinta kepada lingkungan, serta cinta kepada tanah air sebagai fondasi dalam membentuk peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, berwawasan luas, dan memiliki kepedulian sosial.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan, H. Yitno Utomo, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini membuktikan bahwa sesuatu yang semula dipandang tidak mungkin dapat diwujudkan melalui kerja sama, komitmen, dan semangat kebersamaan.

“Family gathering yang dikemas dengan pembinaan di Ibu Kota Jakarta merupakan langkah luar biasa. Harapannya, seluruh guru PAI kembali ke Lamongan dengan membawa ide-ide baru, inspirasi, inovasi, serta semangat baru untuk terus meningkatkan mutu pendidikan agama Islam di sekolah masing-masing,” ujarnya.

Leave a Comment