Pembinaan Guru PAI SMP Negeri dan Swasta: Perkuat Transformasi Digital dan Moderasi Beragama dalam Ekosistem Sekolah yang Aman

Lamongan – Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI), kegiatan Pembinaan GPAI SMP Negeri dan Swasta se-Kecamatan Kedungpring, Modo, Ngimbang, dan Bluluk diselenggarakan dengan mengusung tema “Transformasi Digital dan Penguatan Moderasi Beragama dalam Ekosistem Sekolah yang Aman.”

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi PAIS) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan, H. Yitno Utomo, yang memberikan arahan dan pembinaan kepada para guru PAI. Turut mendampingi sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut, Pengawas PAI SMP, Drs. Pariadi, M.Pd.I.

Dalam sambutannya, H. Yitno Utomo menegaskan bahwa guru PAI memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik di tengah derasnya perkembangan teknologi digital. Menurutnya, transformasi digital harus dimanfaatkan sebagai sarana meningkatkan kualitas pembelajaran, memperluas akses pengetahuan, serta memperkuat pendidikan karakter dan nilai-nilai keagamaan.

“Guru PAI harus mampu menjadi teladan, fasilitator, sekaligus penggerak dalam membangun generasi yang berakhlak mulia, beradab, dan bijak dalam memanfaatkan teknologi digital. Transformasi digital bukan sekadar penguasaan teknologi, tetapi juga bagaimana teknologi digunakan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya implementasi Kurikulum Cinta, penguatan pendidikan karakter, serta pengembangan budaya digital yang sehat dan aman di lingkungan sekolah. Guru PAI diharapkan mampu membimbing peserta didik agar tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kecerdasan spiritual, sosial, dan emosional.

Leave a Comment