Rukyatul Hilal Penentuan Awal Ramadhan 1447 H/2026 M di Tanjung Kodok, Hilal Tidak Terlihat

Lamongan – Badan Hisab Rukyat Kabupaten Lamongan melaksanakan kegiatan rukyatul hilal dalam rangka penentuan awal Bulan Ramadhan 1447 H/2026 M pada Selasa (17/2/2026), bertempat di Markas Tanjung Kodok, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan, Kasubbag Tata Usaha, Asisten I Pemerintah Kabupaten Lamongan, Kepala Inspektorat Pemkab Lamongan, jajaran Kepala Seksi, Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Penzawa), Tim Lingkaran Studi Ilmu Hisab Rukyat Al-Kaukaba Lamongan, Kepala KUA, Pengadilan Agama Lamongan, Forkopimcam Paciran, ormas Islam (NU, Muhammadiyah, dan LDII), mahasiswa UIN Malang, para pegiat rukyatul hilal, siswa-siswi MAN 1 Lamongan, serta MMA ponpes Sunan Drajat Lamongan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan, H. Mohammad Muhlisin Mufa, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Tanjung Kodok merupakan salah satu dari 41 titik lokasi rukyatul hilal di wilayah Jawa Timur.

“Mari kita ikuti dan saksikan bersama hasil rukyatul hilal di Markas Tanjung Kodok Paciran yang selanjutnya akan kami sampaikan kepada Kementerian Agama,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Badan Hisab Rukyat (BHR) Kabupaten Lamongan yang juga menjabat sebagai Kasubbag Tata Usaha Kemenag Lamongan H. M. Khoirul Anam menjelaskan bahwa berdasarkan hasil perhitungan, posisi hilal di Tanjung Kodok berada sekitar satu derajat di bawah ufuk. Secara imkanur rukyat, kondisi tersebut diprediksi tidak memungkinkan untuk melihat hilal.

“Bahwa di Tanjung Kodok, hilal sekitar satu derajat di bawah ufuk, sehingga tidak memungkinkan untuk melihat hilal,” ungkap Anam yang juga pimpinan Lingkaran Studi Ilmu Hisab Rukyat Al-Kaukaba Lamongan.

Terkait penetapan awal Ramadhan 1447 H secara resmi, Kemenag Kabupaten Lamongan menyampaikan bahwa keputusan tetap menunggu hasil Sidang Isbat Menteri Agama Republik Indonesia yang dilaksanakan pada malam hari ini. (Humas)

Leave a Comment