Kasubbag Tata Usaha; Kurikulum Cinta Pada Hakekatnya Adalah Kurikulum Kehidupan

Lamongan – Bertempat di aula utama Kemenag Lamongan, Pengawas Madrasah Kabupaten Lamongan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Pengawas Madrasah oleh Tim KBC Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini dirangkaikan dengan Rapat Kerja Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah Kabupaten Lamongan Tahun 2026, Rabu 7 Januari 2026.

Ketua Pokjawas Madrasah Kabupaten Lamongan, H. Zuhdi Efendi, dalam laporannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Subbagian Tata Usaha serta Tim KBC Provinsi Jawa Timur yang telah hadir pada kesempatan ini.

Ia menjelaskan bahwa tujuan pelaksanaan bimtek ini adalah untuk meningkatkan kompetensi pengawas madrasah dalam melaksanakan tugas dan fungsi (tusi) secara profesional.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan, H. M. Khoirul Anam. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kurikulum cinta pada hakikatnya merupakan kurikulum kehidupan yang harus diimplementasikan dalam proses pendidikan di madrasah.

Menurutnya, pendidikan madrasah tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter, akhlak, dan kepribadian peserta didik. Nilai-nilai cinta, empati, tanggung jawab, dan keteladanan harus menjadi ruh dalam setiap proses pembelajaran.

“Pengawas madrasah memiliki peran strategis dalam mengawal mutu pendidikan. Melalui pendekatan kurikulum cinta, madrasah diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual,” ujarnya.

Ia berharap melalui kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antar pengawas madrasah dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan madrasah di Kabupaten Lamongan.

Leave a Comment