Orientasi Penguatan Ekoteologi dan Moderasi Beragama bagi PPPK Tahap II
Lamongan (Humas) – Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya menyelenggarakan Orientasi Penguatan Ekoteologi dan Moderasi Beragama bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II di wilayah kerja Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan, Senin–Selasa (19–20/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula utama Kemenag Lamongan ini diikuti oleh 40 peserta. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lamongan, Kasubbag Tata Usaha, panitia dari BDK Surabaya, serta narasumber dari BDK Surabaya, H. Abd. Main.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lamongan, H. Mohammad Muhlisin Mufa, dalam sambutannya saat membuka kegiatan secara resmi menyampaikan terima kasih kepada BDK Surabaya atas kepercayaan yang diberikan kepada PPPK Tahap II Kabupaten Lamongan untuk mengikuti orientasi tersebut. Ia menegaskan bahwa penguatan ekoteologi dan moderasi beragama sejalan dengan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang memuat Pancacinta, yakni cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, cinta kepada ilmu, cinta kepada diri dan sesama, serta cinta kepada tanah air. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi landasan bagi ASN dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh peserta untuk meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, dimulai dari hal-hal sederhana di tempat kerja, seperti merawat dan memelihara tumbuhan di lingkungan kantor masing-masing. Menurutnya, menjaga lingkungan merupakan wujud nyata tanggung jawab bersama dalam merawat bumi. Melalui kegiatan orientasi ini, para PPPK diharapkan tidak hanya memahami pentingnya moderasi beragama, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai ekoteologi dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.



