Tingkatkan Kompetensi Guru RA, Kankemenag Lamongan Gelar Orientasi Pembina Pramuka Pra Siaga

Lamongan — Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Lamongan bekerja sama dengan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Lamongan menyelenggarakan Orientasi Pembina Pramuka Pra Siaga RA di Bumi Perkemahan Wego Lamongan, Jumat (18/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh 390 Guru RA se-Kabupaten Lamongan dan berlangsung selama tiga hari, mulai 18 hingga 20 September 2026. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kankemenag Kabupaten Lamongan, Kasubbag Tata Usaha, jajaran Kepala Seksi, Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Kepala KUA Sugio, Pengawas RA, serta guru RA se-Kabupaten Lamongan.

Asman selaku Ketua Panitia dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Orientasi Pembina Pramuka Pra Siaga RA dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan kesiapan guru RA dalam membina kegiatan kepramukaan bagi peserta didik. “Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 18 sampai 20 September 2026, dan diikuti oleh 390 peserta yang merupakan Guru RA se-Kabupaten Lamongan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kankemenag Kabupaten Lamongan, H. Mohammad Muhlisin Mufa, dalam arahannya selaku Pembina Upacara menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan kegiatan perdana yang patut diapresiasi dan membanggakan. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan, ketaatan, serta semangat peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. “Ketika ada panggilan untuk mulai, namun masih ala-ala pesantren. Namun di hari kedua dan selanjutnya, sudah bisa menghargai waktu dan disiplin. Ketaatan dan kesemangatan tetap dilaksanakan,” tuturnya.

H. Mohammad Muhlisin Mufa menambahkan bahwa karena kegiatan ini merupakan pelaksanaan perdana, maka hasil orientasi diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan saja, tetapi dapat diimplementasikan di masing-masing lembaga RA. Ia juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta memberikan penghargaan kepada KKRA dan IGRA selaku panitia yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan. “Karena ini perdana, maka hasilnya harus diimplementasikan di lembaga masing-masing,” pungkasnya.

Leave a Comment